Komunitas Anak Jalanan Sorong Dikukuhkan, Mamberob Rumakiek Dorong Pembinaan dan Keterampilan


  • 12 
  • Wednesday, 28 October 2026 
  • Bara

Komunitas Anak Jalanan Sorong Dikukuhkan, Mamberob Rumakiek Dorong Pembinaan dan Keterampilan

SORONG, Papua Barat Daya — Pengukuhan Komunitas Anak Jalanan Kabupaten Sorong menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan generasi muda melalui kegiatan kerohanian, olahraga, dan kesenian. Pdt. Mamberob Yosephus Rumakiek, S.Si., M.Kesos., mendorong agar komunitas tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus pengembangan keterampilan bagi anggotanya. (28/10/2026).



Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98. Komunitas ini diharapkan mampu merangkul anak-anak muda dari berbagai latar belakang serta membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kualitas hidup.



Mamberob Rumakiek menekankan pentingnya menghadirkan ruang bersama bagi anak-anak jalanan agar dapat memperoleh pembinaan yang terarah. Selain membangun karakter, komunitas juga diharapkan mendorong pelatihan keterampilan produktif sehingga para anggotanya memiliki bekal untuk memasuki dunia kerja.



Kapolres Sorong AKBP Jems Oktovianus Tegai, S.I.K., mengapresiasi terbentuknya komunitas tersebut. Menurutnya, keberadaan komunitas dapat membantu kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus membangun kedekatan dengan anak-anak muda dari berbagai latar belakang.



Ia berharap komunitas dapat menjadi ruang positif untuk menjauhkan anggotanya dari pengaruh negatif serta memperkuat keterlibatan generasi muda dalam menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing.



Dukungan juga disampaikan Wakil Bupati Sorong, H. Ahmad Sutejo, S.Pd. Ia berharap program-program komunitas dapat dijalankan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya, terutama dalam pembentukan karakter, pencarian jati diri, serta peningkatan kondisi sosial dan ekonomi.



Sutejo juga menilai kegiatan olahraga dan sosial yang positif perlu terus dikembangkan sebagai sarana membangun kebersamaan serta mendorong anak-anak muda untuk terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat.



Sementara itu, Anggota DPRK Sorong Hery Widyaprasetya menegaskan bahwa pembinaan anak jalanan merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap komunitas mampu membantu anggotanya memperbaiki pola hidup dan perilaku, menaati hukum, serta berkontribusi dalam menjaga ketertiban masyarakat.



Ketua Komunitas Anak Jalanan Kabupaten Sorong, Yulianus Kris Sefle, menjelaskan bahwa kegiatan komunitas berfokus pada bidang kerohanian, olahraga, dan kesenian. Dalam pelaksanaannya, komunitas juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian melalui koordinator wilayah.



Menurut Yulianus, komunitas selama ini turut membantu masyarakat dalam sejumlah persoalan, termasuk membantu penanganan laporan kehilangan barang seperti sepeda motor dan telepon genggam. Komunitas juga membuka ruang bagi mantan warga binaan pemasyarakatan dan anggota yang belum memiliki pekerjaan untuk bergabung dalam kegiatan positif. Sebagian anggota bahkan telah diarahkan untuk bekerja sebagai juru parkir.



Ia mengungkapkan bahwa komunitas selama ini menjalankan kegiatannya secara mandiri dan berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan komunitas serta pembinaan generasi muda di Kabupaten Sorong.



Melalui pengukuhan tersebut, Komunitas Anak Jalanan Kabupaten Sorong diharapkan dapat berkembang menjadi wadah pembinaan yang berkelanjutan, memperluas akses keterampilan dan pekerjaan, serta mendorong keterlibatan anak-anak muda dalam kegiatan sosial yang positif.