Ekspedisi Patriot Serahkan Kapal Fiberglass, Dorong Nelayan Segun Lebih Produktif


  • 17 
  • Tuesday, 27 October 2026 
  • Bara

Ekspedisi Patriot Serahkan Kapal Fiberglass, Dorong Nelayan Segun Lebih Produktif

SORONG, Papua Barat Daya — Upaya meningkatkan produktivitas nelayan di Distrik Segun, Kabupaten Sorong, mendapat dukungan melalui program Ekspedisi Patriot 2026 Tim 8 Universitas Brawijaya. Tim ini meresmikan produk pengembangan teknologi penangkapan ikan ramah lingkungan sekaligus menyerahkan aset kapal fiberglass untuk enam kampung di Distrik Segun, Senin (26/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Balai Kampung Klasin itu mengusung tema Pengembangan Teknologi Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan Guna Meningkatkan Produktivitas Nelayan Segun. Peresmian dilakukan Kepala Distrik Segun, Yance Nibra, S.H., M.AP., yang mewakili Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru, S.H., M.Si.


Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong potensi perikanan di kawasan transmigrasi Klamono–Segun. Melalui keterlibatan perguruan tinggi dan pemerintah, pengembangan teknologi diharapkan tidak berhenti pada tahap pembuatan produk, tetapi bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.


Tim 8 Universitas Brawijaya mengembangkan kapal berbahan fiberglass dan menyediakan alat tangkap ramah lingkungan berupa bubu lipat kepiting. Kedua sarana tersebut diarahkan untuk mendukung aktivitas nelayan sekaligus mendorong praktik penangkapan ikan yang memperhatikan kelestarian lingkungan.


Kepala Distrik Segun, Yance Nibra, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Brawijaya yang telah memilih Kabupaten Sorong sebagai lokasi pelaksanaan program Ekspedisi Patriot. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayahnya.


Dari unsur pemerintah provinsi, Kepala Bidang Transmigrasi pada Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Papua Barat Daya, Ronald Noya, turut menyampaikan keterangan dalam kegiatan tersebut. Rekaman sambutannya menyinggung pelaksanaan program serta keterlibatan pemerintah provinsi dan kabupaten.


Penyerahan kapal fiberglass dan penyediaan alat tangkap menjadi langkah untuk memperkuat dukungan sarana bagi nelayan di Distrik Segun. Namun, pemanfaatan aset secara berkelanjutan tetap menjadi hal penting agar bantuan tersebut benar-benar menunjang kegiatan perikanan masyarakat.


Melalui program Ekspedisi Patriot 2026, pengembangan potensi perikanan di kawasan transmigrasi Klamono–Segun diharapkan semakin terarah. Kolaborasi pemerintah dan perguruan tinggi juga diharapkan membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha perikanan dan memperkuat ekonomi lokal.