Warga Fategomi Maybrat Bersihkan Situs Pendaratan Injil Jelang HUT


  • 17 
  • Saturday, 31 October 2026 
  • Faizan

Warga Fategomi Maybrat Bersihkan Situs Pendaratan Injil Jelang HUT

AITINYO UTARA — Masyarakat Fategomi Kabupaten Maybrat menggelar aksi gotong royong massal pada Jumat 30 Oktober 2026. Warga membersihkan situs bersejarah pendaratan injil menjelang perayaan hari ulang tahun pekabaran injil di daerah tersebut.


Aksi peduli lingkungan ini difokuskan pada situs sejarah Jabon dan Mohsom yang terletak di wilayah Fategomi Distrik Aitinyo Utara Provinsi Papua Barat Daya.


Kegiatan gotong royong massal ini diikuti secara antusias oleh para jemaat dari berbagai denominasi gereja yang ada di wilayah Fategomi.


Berbekal peralatan seadanya seperti parang dan cangkul warga tampak bahu membahu membersihkan rumput liar yang menyelimuti area peninggalan tersebut.


Tidak hanya membabat rumput warga juga mengecat kembali dinding situs serta merapikan seluruh area sekitar lokasi bersejarah masuknya ajaran agama.


Bendahara Panitia Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil Wilayah Fategomi Isak Iek menuturkan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata penghormatan masyarakat.


Warga ingin memuliakan jasa para penginjil terdahulu yang telah membawa arus perubahan besar serta kedamaian di tanah Jabon dan Mohsom yang kini dikenal luas sebagai Fategomi.


"Situs ini merupakan saksi sejarah yang sangat penting bagi kami. Melalui pembersihan ini kami ingin memastikan tempat bersejarah ini tetap terawat," ujar Isak Iek saat dihubungi oleh awak media.


Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa situs yang telah dibersihkan tersebut nantinya akan digunakan sebagai pusat refleksi iman saat puncak perayaan hari ulang tahun tiba.


Isak menegaskan bahwa selain menjaga kelestarian warisan fisik sejarah momen gotong royong ini sekaligus menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan antar jemaat.


Perbedaan wadah denominasi gereja sama sekali tidak menghalangi niat tulus masyarakat untuk bersatu padu demi menghormati nilai luhur sejarah masuknya ajaran injil di kampung mereka.


Pihak panitia menaruh harapan besar agar melalui momentum bersejarah tahun ini semangat kebersamaan dan kedamaian dapat terus bertumbuh subur serta dipraktikkan dalam kehidupan sehari hari oleh seluruh warga Fategomi.